Michael Jackson in my memories (1958-2009)

9:27 PM Dewi 0 Comments


Michael Jackson entertained and influenced my family for his entire life with his voice, music and dance.

My big brother Dian and my big sister Yuli are his biggest fans. Itu sebabnya Oom Jacko (nama panggilan kesayangan dari kami) jadi bagian dari kehidupan keluarga kami. Gak cuma Oom Jacko, tapi juga Jackson Family. Dulu almost every noon A'Dian suka gaya-gayaan joget niruin Oom Jacko (yang sama sekali gak mirip-totally poser). Dan Mbalie yang selalu memangkas rambut layaknya Janet (kalo yang ini agak mirip... mirip itemnya.... hahaha... oops, mirip manisnya... J.K Sist).

Oh ya, Mama juga gak mau kalah. Setiap ada cowo lagi nyanyi dan joget-joget di tivi pasti deh, "michael jackson yah???" Baik itu emang mirip, agak mirip sampe gak ada mirip-miripnya pasti di tuduh Oom Jacko. Atau kalo Mama emang tau itu bukan Oom Jacko, komentarnya "ah... jelek... bagusan Michael Jackson... udah pindahin..." Even itu Metallica pun dibandinginnya sama Michael Jackson. ::sigh::

Paling gue inget, jaman sd dulu kalo mau bobo slalu ditemenin dengan alunan merdu Jackson 5 yang direkam Motown Record lewat tape deck Polytron. Ben, ABC, I want you back, etc. Hmmm kemana yah tuh kaset... Jaman VCD, amazed with his video clip. Gak bosen diputer terus. It's more than clips. It's epics.

Well, gak cuma me and my family aja yang punya memories and influenced by Jacko. Almost every singers and dancers inspired by him. Let say, Justin Timberlake, Wade Robson, Usher, BoyzIIMen sampe Alam "Mbah Dukun" (Where is he now bang Riva???). Rata-rata mereka ngaku suka Jacko sejak kecil dan ngikutin gaya dancenya di depan tivi. Sempet terpikir juga untuk lengkapin vcd/dvd clip Michael Jackson untuk ditonton bareng Martyr. Who knows, Martyr bisa jadi the next Justin Timberlake (hahaha... amien...).

Percaya atau gak, gue kayak udah ada feeling kalo Michael Jackson bakal meninggal (pasti bakal banyak yg komen "ms lebay in action"). Akhir-akhir ini terpikir untuk download lagu-lagu Jackson 5, pengen dengerin lagi aja dan pengen Martyr dengerin juga. Cuma gak sempet mulu secara gak pernah ada waktu untuk lama di depan laptop. Kemaren (iya, bener-bener kemaren) juga pengen beli kaos Michael Jackson-Bad begitu tau kalo di Bloops-Tebet ada jual.

Dan, tiba-tiba hari ini di kantor denger berita meninggalnya Oom Jacko. OMG! It can't be true. But it is true.

REST IN PEACE MICHAEL JACKSON
WE WILL ALWAYS REMEMBER YOU

Ps. Mbalie... kalo pengsannya udahan silahkan tulis memoar untuk Oom Jacko juga yah. Gue yakin akan jauh lebih bagus dan full of memory kalo elo yang tulis.

0 comments:

Didiet 28th Bday Cake

8:42 PM Dewi 0 Comments


Didiet 28th Bday Choco Cotton Sponge Cake by Rizky Rilla from KikyDide Bakery.

Hiasan putihnya dari chocolate modelling, jadinya bisa di makan. Rasanya manis dan kenyal-kenyal. But hati-hati kalo anak kecil yang makan, takut choking.

And more sweet from Kiky, it's FREE. Special gift from Kiky dan Dide for Didiet. Thx a lot bestah...

more info or order, e-mail: rrvayasari@yahoo.com

0 comments:

Dilema Berat Badan Anak???

2:06 PM Dewi 0 Comments


Urusan berat badan (BB) anak emang slalu happening tak lekang dimakan zaman. Walo aku juga kurus dan awalnya udah komit kalo gak akan meributkan urusan BB anak, tetep lho aku panik juga waktu liat timbangan Martyr ku naek sedikit demi sedikit. Gak seperti anak tetangga yang dalam sebulan bisa naek 1 kilo lebih.

Kakak ku juga pernah ngalamin hal kayak gini pada Dea anak sulungnya. Dan di usia Dea yang ketiga, dibawalah ke ahli gizi. Saran-saran dari ahli gizi antara lain:

1. Minum susu 3 kali sehari. Max kebutuhan susu usia diatas 1 tahun 500 ml. Jadi dimaksimalkan aja kali yah, misalnya 150ml x 3 kan baru 450ml tuh. Susunya juga apa aja.

2. Makan telur 2 butir sehari. Telurnya boleh diapain aja, rebus, ceplok, dadar atau apa pun, yang penting sehari 2 butir.

3. Tidur malam 8 jam. Gak boleh kurang.

4. Wajib tidur siang.

5. Makanan bergizi

Alhamdulillah, tanpa obat/suplemen apa pun, ponakan ku bisa naek BB-nya. Rencananya mau aku terapin untuk Martyr kalo udah usia 1 tahun. Semoga sukses juga seperti Dea.

Tapi, sekurus apa pun anaknya selalu plot BB dan TB (tinggi badan) anak di growth cart yang biasanya ada di buku kesehatan anak. Bagaimana kurvanya? Kalo di kurva masih ada kenaikan, walo sedikit tidak perlu khawatir.

Diliat juga behaviour anak, ceria setiap hari atau terlihat lemas dan lesu. Karena untuk SEHAT, banyak faktor yang mendukung.

0 comments:

Pengalaman Memberikan ASI

12:32 PM Dewi 1 Comments

Sejak hamil saya sudah berencana untuk memberikan ASI eksklusif untuk anak pertama saya. Karena itu saya banyak mencari info tentang asi dan imd baik dari buku, pengalaman teman maupun milis-milis.

Pada saat proses kelahiran sayangnya saya tidak bisa IMD karena kurangnya dukungan dari obgyn dan suster-suster. Tapi itu tidak menyurutkan niat saya, berkali-kali saya ingatkan suster kalau saya ingin rooming in dan asi eksklusif untuk anak saya. Enam jam setelah persalinan sambil belajar untuk bangun dan bergerak, bayi saya dibawa ke ruangan dan mulai rooming in. Langsung saya belajar menyusui bayi saya, Martyr. Sayangnya air susu saya belum keluar. Sedih rasanya.

Dengan berbekal pengetahuan bayi baru lahir punya cadangan air hingga tahan tidak minum selama 3 hari, saya memutuskan untuk tidak memberikan susu formula untuk Martyr. Tentunya keputusan saya ditentang suami dan orang tua, dan berkali-kali saya harus menjelaskan kepada mereka. Saya terus menyusui Martyr dengan harapan air susu saya cepat keluar dan Martyr mendapat kolostrumnya.

Pada hari kedua Martyr kuning, walau bilirubinnya tidak tinggi tapi Martyr harus di bluelight. Dan karena takut dehidrasi Martyr terpaksa diberi susu formula. Dengan terpaksa, suami harus menandatangani surat pernyataan bahwa Martyr akan diberi susu formula. Dan saya terus mewanti-wanti harus dengan sendok karena saya tidak mau Martyr bingung puting.

Alhamdulillah pada hari ketiga ASI saya sudah mulai keluar dan bilirubin Martyr turun di ambang normal. Tepat hari itu kami pulang ke rumah. Senang sekali. Di rumah saya makan sayur sebanyak-banyaknya dan melanjutkan niatan saya untuk ASI eksklusif. Sementara Martyr masih tidur terus.

Hari kelima kami kontrol ke dokter anak, ternyata BB Martyr turun hingga lebih dari 10%. Habis saya dimarahi DSA. Apalagi saya kurus, jadilah saya bulan-bulanan DSA tersebut. Sakit banget hati saya. Pulangnya dengan terpaksa saya memberi susu formula untuk Martyr setiap habis menyusui. Masih dengan sendok. Saya juga mencari info DSA pro asi yang komunikatif.

Hari ketujuh saya ke DSA yang disarankan teman, Dr Toto Wisnu. Alhamdulillah, dokter ini benar-benar pro ASI dan mendukung saya menyusui Martyr. Sejak itu saya full asix hingga 6 bulan dan sampai sekarang Martyr usia 10 bulan.

Usaha yang dilakukan tentunya banyak makan sayur dan buah, makanan bergizi dan banyak minum. Mulai dari sekedar sayur katuk, sayur bayam, sayur asem hingga jus pare saya makan.

Dan karena saya ibu bekerja tentunya musti punya manajemen ASI dan stok stok stok ASI. Di kantor saya memerah 4 kali dan dirumah 2 kali. Alhamdulillah stok ASI saya memenuhi kebutuhan Martyr hingga saat ini.

Manfaat yang saya rasakan, Martyr alhamdulillah sehat dan sangat cerdas. Baik kemampuan motorik maupun sosialnya sangat bagus. Sudah bisa tengkurap pada usia 1,5 bulan dan sekarang sedang merangkak dan belajar jalan. Sudah mulai cerewat, semua ditanya "apa ni..." dan panggil mama, papa, mbak, baba. Buat ibunya juga yang saya baca bisa menghindari kanker payudara dan yang terasa bonding yang kuat dengan Martyr walau tiap hari ditinggal bekerja. Stres juga langsung hilang setiap menyusui Martyr. Dan manfaat untuk ayahnya tidak perlu keluar budget untuk susu dan bisa dialokasikan untuk sekolah Martyr kelak. Karena banyak manfaatnya itu saya ingin menyusui Martyr hingga usia 2 tahun. Untuk melengkapi imunitas dan nutrisi Martyr. Karena ASI adalah investasi yang berharga untuk bayi dan keluarga.

Cerita di atas aku tulis untuk dikirim ke mother and baby

1 comments: