Masih dari Buku Pintar Menu Balita 30 Hari yang ditulis Wied Harry Apriadji.
Bahan:
3 butir telur, kocok rata
Daun bayam, rebus, cincang
Kembang kol potong per kuntum, rebus, cincang
Keju cheddar serut
Minyak goreng
Cara Membuat:
1. Campur rata telur dengan bayam, kembang kol dan keju
2. Panaskan minyak goreng. Tuang adonan telur, masak dan balik hingga masak. Sajikan hangat
Resep aslinya dari Buku Pintar Menu Balita 30 Hari yang ditulis Wied Harry Apriadji. Benernya sih Nasi Tim Ikan, tapi karena susah nyari ikan digantilah ayam. Rasanya yummy dan alhamdulillah Martyr doyan. Takerannya pake ilmu kira-kira yah...
Bahan:
Beras
Air
1 bh wortel cincang
2 bh buncis cincang
Minyak goreng
2 siung bawang putih cincang
Daging ayam cincang kasar
1 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
3 sdm air
1 sdm daun bawang iris tipis
Cara membuat:
1. Masak beras dan air hingga air habis, angkat. Masukkan wortel dan buncis, aduk rata.
2. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan ayam, aduk hingga matang. Tambahkan kecap manis, kecap asin, air dan daun bawang. Aduk, angkat.
3. Campurkan tumisan dengan nasi, aduk dengan rata tambahkan air. Kukus hingga nasi lembut. Sajikan hangat.
Sorry, no pic. Terlalu rempong jadi ibu rumah tangga.

Hai... Kemana aja nih Mama Martyr...???
Gak kemana-mana sih, cuma lagi angotan posting aja... Padahal banyak kejadian seru lho yang bisa diceritain.
Tapi dari semua kegiatan seru Martyr, yang paling menyenangkan tentu aja dong pesta ultah Martyr yang kedua.

Yes! Martyr udah 2 tahun 08 Agustus kemaren. Gak dirayain seperti ultah pertama sih, cuma undang keluarga besar aja.

But it was fun!
Kuenya juga keren. Masih dari Harvest. Karakternya sesuai pilihan Martyr: Barney and Friends.

Cuma tulisannya payah! Mbak di Harvest pasti bahasa Inggrisnya waktu sekolah dulu merah deh. Liat sendiri aja yah...

Di usia Martyr yang kedua ini, alhamdulillah Martyr udah lancar ngomong dan udah bisa merangkai kalimat. Malah bisa dikategorikan cerewet.
Peduli banget masalah penampilan. Maunya pake baju bagus, celana jeans dan sepatu. Terus minta duit deh buat naek odong-odong atau nonton topeng monyet.
Bilingual, bahasa Indonesia dan bahasa Jawa! Bisa ngitung 1-10 dengan 3 bahasa, Indonesia-Inggris-Jawa. Udah mengenal huruf A, B dan M. Tapi lebih aware kalo liat huruf M. Karena namanya MARTYR kali yah.
Udah bisa nyebutin nama panjang sendiri. Sayangnya, kalo disuruh malah gak mau. Pokoknya dengerin aja deh kalo Martyr lagi maen sendiri.
Hobi banget maen musik. Gitar dan drum senjata andalannya. Hobi juga nyanyi. Tapi gak pernah nyanyiin sampe abis. Jadi lagu medley deh, misalnya: "selamat ulang taun... amat banyak... menghias angkasa..." Jago joget juga deh. Kalo ini turunan mamanya.
Kalo ngambek suka ngancem, "Gak sayang mama.." Kalo dicuekin suka marah, "Diem!!" sambil nunjuk dan muka nyureng. Bukannya serem malah lucu. Kalo kesel sama orang karena digangguin suka ngusir, "hus... hus.. pulang... ke jawa"
Hobi makan buah dan sayur. Makan gak susah, walo mungkin gak terlalu banyak. Minum susu lumayan, sehari bisa abis 4 susu kotak @125 ml. Tapi berat badan masih seret dan ternyata ada penyebabnya. Nanti dijelasin di postingan lain.
Masih susah disuruh sikat gigi, tapi udah mulai mau kalo barengan sama mamanya. Belum lulus potty training juga. Hwa... ini PR banget. Urusan kamar mandi belum beres deh judulnya. Kadang disuruh mandi aja susah, tapi maunya pake baju bagus terus.
Yang terpenting, perkembangannya alhamdulillah memuaskan. Termasuk cepet untuk ukuran anak seumuran.
MAMA SO PROUD OF U MARTYR...
Kasian, anaknya my BFF-12 months, divonis anemia. Awalnya karena panas selama 4 hari. Setelah dicek darah, ternyata anemia. HB-nya dibawah delapan. Rupanya demam karena abis imunisasi campak. Jadi demamnya bukan karena penyakit serius.
Si Idut, aku biasa panggil begitu karena anaknya gendut, selama ini ASI eksklusif dan MPASI homemade. Anaknya gak pernah keliatan lemas, pertumbuhan berat badannya bagus (makanya aku panggil idut) dan gak sakit-sakitan. Ngagetin juga HB-nya bisa serendah itu. Setelah divonis anemia, Idut musti di terapi dengan suplemen vitamin zat besi selama kurang lebih 2 bulan. Aku pun berinisiatif cari-cari info via milis sehat dan Gizi_BayiBalita.
Beberapa faktor risiko anemia defisiensi besi pada bayi ASI ekslusif adalah:
- prematur
- berat lahir rendah
- ibu anemia
- ASI kurang
Bayi Asi eksklusif memang lebih rentan kemungkinan anemia daripada sufor. Karena sufor telah diberi tambahan zat besi di dalamnya. Tapi tetap sufor tidak lebih disarankan daripada ASI karena jelas masih banyak keunggulan ASI lainnya dibanding sufor. Walaupun zat besi di ASI lebih rendah daripada sufor, zat besi yang terdapat di ASI lebih mudah diserap oleh tubuh bayi ketimbang zat besi artifisial yang ada di ASI. Jadi, tetap ASI lebih unggul.
Penyebab bayi ASI anemia dikarenakan ibu sewaktu hamil kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi. Jadi bukan ASI yang kurang zat besi, tapi itu bawaan asupan gizi ibu sewaktu hamil. Makanya dianjurkan kita banyak makan makanan yang mengandung zat besi selama hamil dan menyusui. Kopi, teh, coklat dan softdrink bisa mengganggu penyerapan zat besi, karena itu hindari mengkonsumsi satu jam setelah makan makanan yang kaya zat besi.
Disarankan penambahan zat besi lewat MPASI. Beri makanan yang banyak kandungan zat besi seperti beras merah, hati, daging ayam dan yang paling banyak zat besi adalah daging sapi. Sayuran hijau gelap juga sangat tinggi kandungan zat besinya. Contohnya bayam, brokoli, kangkung, sawi hijau (ambil daunnya), dll.
Hanya minum suplemen zat besi dan/atau makan banyak sayuran hijau dan makanan pengandung zat besi saja belum cukup. Agar bisa diserap tubuh dengan baik, zat besi perlu zat gizi lain, yakni vitamin C. Untuk itu, pemberian jus buah kepada bayi juga harus cukup. Setiap kali bangun tidur (pagi/siang/sore), selalu berikan dulu jus buah suhu ruangan. Setelah 15 menit, baru berikan ASI/MP-ASI.
Intinya, tetap lanjutkan ASI, beri MPASI homemade yang kaya zat besi, beri jus buah yang kaya vitamin C dan yang gak kalah penting, ibu menyusui dan ibu hamil wajib makan makanan yang kaya zat besi dan minum jus untuk memberi asupan gizi yang lengkap bagi bayi.
Info lebih lengkap mengenai Bayi, ASI, zat besi dan anemia bisa baca disini:
http://www.kellymom.com/nutrition/vitamins/iron.html

My friend asked me this question:
Mbak, tanggal 8 Jan nanti baby ku bakal 6 bulan dan mulai makan. Kebetulan suami ku lagi pulang ke Jakarta dan ngajak keluar kota tanggal segitu. Nah, aku bingung nih gimana makannya anak ku? Soalnya pasti bakal repot kalo bawa segala panci dan kompor secara perginya gak lama dan akan tinggal di hotel. Padahal aku mau kasih makan anak ku homemade. Ada yang saranin untuk kasih oatmeal bungkus merah, karena tinggal seduh. Boleh gak sih? Sama gak sih dengan makanan instan laen?
So I answered:
Masih 6 bulan kan? Perginya gak lama kan? Ditunda MPASI 1-2 hari juga gak apa-apa. Makannya masih perkenalan kok, belum jadi kebutuhan utama. Yang utama kan masih ASI.
Tapi kalo emang kebelet mau kasih mamam, bawa aja pisang atau alpukat. Gampang, gak usah dimasak dan gak usah diblender. Modalnya cuma sendok doang. Kalo gak mau bawa dari Jakarta karena takut bonyok atau busuk, cari di supermarket/pasar setempat dimana aja pasti ada kok. Kedua buah tersebut juga banyak direkomendasikan sebagai makanan pertama yang baik diperkenalkan ke bayi.
Avocado is a wonderful first food for baby. An avocado is smooth and creamy when mashed - a perfect food that will be more readily accepted as baby begins solids. Avocado may be offered as early as 4 - 6 months old. Babies need carbohydrates, and fats as well as proteins for their growth during the crucial first year and even into the second year.
read more: Wholesome Baby Food
Bananas are an excellent source of nutrition and as such, are another perfect fruit to be one of baby's first foods. Bananas are often called one of nature's perfect foods because they are said to contain everything a person needs to survive. One of the most important nutritional components of Bananas is that they contain potassium and fiber. Bananas are also high in Vitamin B6, Vitamin C and Vitamin B2.
read more: Wholesome Baby Food
Kalo oatmeal instan kurang recommended deh buat 1st MPASI. Karena teksturnya yang kasar, anak yang baru belajar makan pasti keselek. Jadi musti di blender lagi. Tapi kalo dibanding makanan instan laen sih masih lebih baik karena gak mengandung gula, garam dan zat tambahan lain.
LOL Quote from former US President George H W Bush
"I do not like broccoli. And I haven't liked it since I was a little kid and my mother made me eat it. And I'm President of the United States and I'm not going to eat any more broccoli."
So Mr Ex-President let me tell you why broccoli is good,
It's simply dripping with nutrients, including:
* vitamin C
* vitamin K
* vitamin A (from beta-carotene)
* B vitamins
* fibre
* calcium
* iron
* folates (folic acid)
* omega 3 fatty acids
* selenium
* zinc
* protein
It's a natural weapon against cancer because broccoli is also packed with phytonutrients.
Broccoli can really help boost your immune system.
Broccoli also has anti-inflammatory properties, which means it may help reduce the severity of certain allergic reactions and conditions like asthma.
Anw, since u're not a president anymore u should eat more broccoli now. This is for your own good.
Source: Baby Bites Newsletter October issue

Category : Soups & Stews
Style : Soulfood
Special Consideration : Kids
Servings : 7 Month ++
Description:
Ini sih bisa-bisanya Mama Martyr aja manfaatin bahan-bahan yang ada di rumah. Alhamdulillah Martyr doyan. Baunya aja enak. Sayangnya lupa di foto. Jadi yang dipasang foto Martyr bobo kekenyangan aja yah...
Colours we eat:
Orange-Yellow-Brown
Ingredients:
1 sdm oatmeal - quick cook
1 kuning telur
1 ceker ayam
1/2 buah wortel - parut
keju cheddar - parut
Directions:
Oat, air (secukupnya) dan kuning telur masukkan ke panci lalu diaduk hingga rata. Setelah rata rebus dengan ceker ayam dengan api kecil sambil terus diaduk. Setelah agak mendidih masukkan wortel parut sambil terus aduk hingga rata dan matang. Angkat, hidangkan selagi hangat dengan di taburi keju cheddar parut.