Open Up Your Kids Heart

10:04 AM Dewi 0 Comments

Aku termasuk orang yang tertutup. Pada teman, keluarga dan orang tua. Susah banget untuk ngungkapin yang aku rasain ke orang lain, terutama orang tua. I don't know why. Dan aku gak mau hal tersebut juga dialami anak ku. Aku ingin anak ku bisa selalu cerita apa aja ke aku, for better or worst.

Minggu lalu, di acara Oprah Show, psikolog Gary Neuman ngebahas dan memberi solusi terhadap ketakutanku.

"Membuka hati" anak kita sendiri pun punya trik khusus. Agar anak mau bercerita dan membagi perasaannya, sebagai orang tua kita harus:

- Ajak bicara anak di saat senggang atau informal.
Gak perlu mengadakan rapat keluarga atau secara khusus memanggil anak untuk membahas sesuatu. Ajak anak bicara saat sarapan bersama, perjalanan ke sekolah, atau bermain.

- Don't be a conversation killer.
Jangan langsung menyalahkan anak atau menghakimi perasaannya.

- Put yourself in their shoes.
Pikirkan dan rasakan apa yang ada di hati anak-anak. Dengan ini kita akan lebih memahami apa yang mereka harapkan dan inginkan.

- Pancing pembicaraan.
Anak-anak sulit untuk memulai pembicaraan. Karena itu kita yang harus memulai pembicaraan. Dengan situasi yang santai dan pertanyaan ringan dari orang tua, anak akan dengan mudah mengeluarkan isi hatinya. Dan begitu si anak bercerita, jangan potong pembicaraannya. Biarkan ia puas mengeluarkan isi hatinya.

- Selalu ada untuk mereka.
selalu dengarkan mereka. Selalu hadir di saat mereka butuh. Ini akan membuat anak-anak nyaman dan percaya untuk membagi kesulitan mereka pada orang tuanya.

0 comments: