Bayi ASI Anemia

2:59 PM Dewi 0 Comments

Kasian, anaknya my BFF-12 months, divonis anemia. Awalnya karena panas selama 4 hari. Setelah dicek darah, ternyata anemia. HB-nya dibawah delapan. Rupanya demam karena abis imunisasi campak. Jadi demamnya bukan karena penyakit serius.

Si Idut, aku biasa panggil begitu karena anaknya gendut, selama ini ASI eksklusif dan MPASI homemade. Anaknya gak pernah keliatan lemas, pertumbuhan berat badannya bagus (makanya aku panggil idut) dan gak sakit-sakitan. Ngagetin juga HB-nya bisa serendah itu. Setelah divonis anemia, Idut musti di terapi dengan suplemen vitamin zat besi selama kurang lebih 2 bulan. Aku pun berinisiatif cari-cari info via milis sehat dan Gizi_BayiBalita.

Beberapa faktor risiko anemia defisiensi besi pada bayi ASI ekslusif adalah:
- prematur
- berat lahir rendah
- ibu anemia
- ASI kurang

Bayi Asi eksklusif memang lebih rentan kemungkinan anemia daripada sufor. Karena sufor telah diberi tambahan zat besi di dalamnya. Tapi tetap sufor tidak lebih disarankan daripada ASI karena jelas masih banyak keunggulan ASI lainnya dibanding sufor. Walaupun zat besi di ASI lebih rendah daripada sufor, zat besi yang terdapat di ASI lebih mudah diserap oleh tubuh bayi ketimbang zat besi artifisial yang ada di ASI. Jadi, tetap ASI lebih unggul.

Penyebab bayi ASI anemia dikarenakan ibu sewaktu hamil kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi. Jadi bukan ASI yang kurang zat besi, tapi itu bawaan asupan gizi ibu sewaktu hamil. Makanya dianjurkan kita banyak makan makanan yang mengandung zat besi selama hamil dan menyusui. Kopi, teh, coklat dan softdrink bisa mengganggu penyerapan zat besi, karena itu hindari mengkonsumsi satu jam setelah makan makanan yang kaya zat besi.

Disarankan penambahan zat besi lewat MPASI. Beri makanan yang banyak kandungan zat besi seperti beras merah, hati, daging ayam dan yang paling banyak zat besi adalah daging sapi. Sayuran hijau gelap juga sangat tinggi kandungan zat besinya. Contohnya bayam, brokoli, kangkung, sawi hijau (ambil daunnya), dll.

Hanya minum suplemen zat besi dan/atau makan banyak sayuran hijau dan makanan pengandung zat besi saja belum cukup. Agar bisa diserap tubuh dengan baik, zat besi perlu zat gizi lain, yakni vitamin C. Untuk itu, pemberian jus buah kepada bayi juga harus cukup. Setiap kali bangun tidur (pagi/siang/sore), selalu berikan dulu jus buah suhu ruangan. Setelah 15 menit, baru berikan ASI/MP-ASI.

Intinya, tetap lanjutkan ASI, beri MPASI homemade yang kaya zat besi, beri jus buah yang kaya vitamin C dan yang gak kalah penting, ibu menyusui dan ibu hamil wajib makan makanan yang kaya zat besi dan minum jus untuk memberi asupan gizi yang lengkap bagi bayi.

Info lebih lengkap mengenai Bayi, ASI, zat besi dan anemia bisa baca disini:
http://www.kellymom.com/nutrition/vitamins/iron.html

0 comments: